Cipera, Masakan Khas Suku Karo

Jika kita ingin mengenali kebudayaan suatu daerah, maka kita tidak akan terlepas dari masakan khasnya. Begitu juga dengan suku karo yang memiliki banyak kuliner khas yang sampai sekarang masih banyak digemari. Salah satunya adalah Cipera. Cipera adalah masakan khas karo yang menggunakan bahan utama ayam kampung dan tepung jagung. 

Potongan ayang kampung, temasuk leher, sayap, hati , empela dan kaki dimasak dengan tepung jagung hingga empuk dan berkuah kental. Tepung jagung harus menggunakan bulir tua yang disangrai dan di tumbuk sehingga menghasilkan kuah yang lebih kental. Kuah gulai Cipera memiliki cita rasa pedas dan sedikit asam karena dicampur juga dengan cabe rawit dan asam cekala(patikala,kecombrang).

Agar pedasnya lebih menggigit ada juga yang menambahkan sedikit tuba (andaliman). Selain ayam, jamur merang juga merupakan bahan utama yang sering dimasak menggunakan cipera.


Berikut bumbu dan cara pembuatannya yang saya kutip dari (dapurcobacoba.blogspot)

Bahan :
1 kg ayam kampung
10 sdm tepung cipera
2 btg serai, geprek
5 bh asam cekala/patikala, geprek
2 cm lengkuas, geprek
500 ml santan (saya pakai 1 ktk kara isi 250 ml)
1 bh tomat sedang, potong delapan
2 btg daun bawang iris2
1 btg daun seledri iris2
garam secukupnya
1500 ml air

Bumbu Halus:
15 bh cabe merah
10 bh cabe rawit
2 siung bawang putih
4 bh bawang merah
3 cm lengkuas
5 cm kunyit
2 btg serai iris2

Cara Membuatnya:
1. Masak air sampai mendidih, masukkan bumbu halus, asam cekala, serai, lengkuas sampai matang.
2. Masukkan ayam, masak sampai ayam lembut (air berkurang setengahnya)
3. Masukkan santan, tambahkan air matang secukupnya, aduk-aduk sampai mendidih.
4. Tambahkan garam, masukkan tomat, daun seledri dan daun bawang.
5. Kemudian taburi keliling tepung cipera sedikit, sambil diaduk terus, begitu sampai tepung habis.
6. Masak sampai kurang lebih selama 15 menit, kuah akan mengental dan cipera siap untk disajikan.

0 Response to "Cipera, Masakan Khas Suku Karo"

Posting Komentar