Obat Tradisonal Karo: Tambar Kurang Dareh

Anemia atau kekurangan darah adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Penyebab anemia yang paling sering adalah perdarahan yang berlebihan, rusaknya sel darah merah secara berlebihan hemolisis atau kekurangan pembentukan sel darah merah ( hematopoiesis yang tidak efektif).
Seorang pasien dikatakan anemia bila konsentrasi hemoglobin (Hb) nya kurang dari 13,5 g/dL atau hematokrit (Hct) kurang dari 41% pada laki-laki, dan konsentrasi Hb kurang dari 11,5 g/dL atau Hct kurang dari 36% pada perempuan.

Ramuan Tradisional karo pe enggo me llit ras biasa i pergunaken untuk penakit Kurang Dareh, enda ia piga-piga tambarna:
1. Buat lempuyang 3 asa jari-jari, indung kuning gersing 3 ka asa jari-jari parut duana tama gula merah tangger launa 3 gelas sek kan launa tading sada gelas, mbergeh inem muat medem. ban bage 4 bulan dekahna, maka malem pinakit.
2. Buat bayam duri sengkerauk giling melumat tama lau tasak 1/2 gelas pereh buat launa tama naruh manuk simegersingna ras madu 1 sendok makan kocok inem 2x1 wari.
3. Buat anak galuh setabar sejengkal denga gedangna burihi parut tambahken sira 1 sendok makan aduk pareh buat launa inem 2x1 wari 3 sendok makan.
4. Bulung kacang panjang 1/2 mpukul ulam 2x1 wari.
Sumber : Majalah Tenah Budaya Karo Edisi Maret-April 2013 dan Wikipedia

0 Response to "Obat Tradisonal Karo: Tambar Kurang Dareh"

Posting Komentar