Tali Persaudaraan Putus Gara-gara perbedaan pilihan capres ?

Tulisan ini saya kutip dari salah satu topik (status) di Group Calon Bupati Karo karena seorang admin yang bernama Kristo Sinambela mengeluarkan member yang berbeda pendapat bernama Reka Diana tanpa penjelasan. Dan sepertinya tindakan mengeluarkan member dengan semena-mena oleh admin ini dapat dikatakan sudah tradisi karena di posting sebelumnya pada blog ini jg ada surat terbuka seorang member yang komplain kepada admin karena tindakan semena-mena melalui  forum kaskus [link surat terbuka].

Berikut ini penuturan seorang member yg bernama Arih Ersada Karo-Karo untuk meluapkan rasa kehilangannya atas teman diskusi di group Calon Bupati Karo tersebut.

Untuk Kita Semua, terutama Kristo Sinambela, mengenang turang seninanta: Reka Diana, Yovan, dll

Musim pemilihan presiden dan wakil presiden 2014 tidak hanya membuat perpecahan di kalangan elite politik. Tetapi, juga membuat persaudaraan dan pertemanan di kalangan warga ikut renggang. Bahkan, sebagian ada yang memutuskan tali persaudaraan, tak terkecuali di group CBK.

Berbagai alasan diungkap mereka untuk memutus tali pertemanan saat pesta demokrasi ini berlangsung. Group CBK, 31/7/2014, salah satu adminnya, Kristo Sinambela yang jokower, memblokir salah satu membernya berinisial RD, seorang perempuan dan kebetulan pro prabowo. sayangnya hingga kini sang admin membisu perihal pemblokiran bersangkutan.dari peristiwa ini seakan si admin mengamini bahwa bincang-bincang capres nomor satu dan pertemanan alias perkade-kaden nomor dua. sepaham denganku, kita berkade-kade, berbeda paham denganku kunegasi kau. Kejam ya ? barangkali admin sedang mengidap amnesia bahwa kita sedang merayakan demokrasi.


Ternyata kasus hilangnya tapi persaudaraan karena capres cawapres juga banyak terjadi, berikut ini beberapa contoh seperti yg dikutip dari Viva.vo.id

BBC Indonesia edisi Jumat, 11 Juli 2014, mengungkap beberapa komentar pembaca soal alasan mereka memutuskan pertemanan.

Hal itu disampaikan melalui akun resmi Twitter dan Facebook BBC Indonesia.

"Saya pernah unfriend karena ada beberapa hal yang menurut saya Facebook jadi kayak iklan politik, sedangkan yang real-nya bagaimana kita belum tahu. Takutnya ada pihak-pihak tertentu yang mengambil keuntungan karena kita masyarakat awam yang kurang paham politik," ungkap seorang pengguna dunia maya bernama Felly Kane.

Lain lagi dengan Haryadi Lukito. Dia menyebut memutus pertemanan di Facebook, karena efek dukungan yang menggila terhadap satu calon presiden tertentu.

Perbedaan capres idola juga menjadi sumber putusnya pertemanan. Salah satu contohnya, pengakuan dari Gerald Mario.

"Saya, istri dan kedua anak saya yang sudah dewasa diputuskan pertemanan oleh beberapa saudara dekat, baik di Facebook, BBM (BlackBerry Messenger) maupun media sosial karena berbeda pilihan capres. Padahal, kami tidak pernah menulis hal-hal yang provokatif," tulis Gerald.

Media sosial yang dijadikan alat untuk menggalang dukungan juga menjadi alasan beberapa orang memutuskan pertemanan.

"Saya dikirimkan undangan untuk nge-like page Facebook capres idolanya, di-tag di foto-foto yang ada capresnya. Lalu, saya unfriend aja dan terus terang saya bilang dia nyampah," tulis Samira Sumita.

Sementara itu, seseorang yang tidak ingin diketahui namanya mengatakan sengaja memblokir temannya, karena saat berbuka puasa orang itu sengaja berbagi-bagi selebaran kampanye calon presiden tertentu.

"Habis bubaran, saya langsung block dia dari BBM dan WhatsApp," tulis orang itu.

Menurut sejumlah analis yang dikutip BBC Indonesia, Pilpres tahun ini menyebabkan perpecahan antarteman dan kerabat, karena kedua kandidat berasal dari latar belakang berbeda. Basis pendukung kedua kandidat itu juga sama-sama kuat.

Kemudian kata penutup dari Arih ersada Karo-Karo :
Sekarang yang menjadi pertanyaan, usai pesta demokrasi ini berakhir dan kabinet baru akan dibentuk pada Oktober mendatang, apakah Anda akan menjalin tali silahturahmi dengan teman yang Anda putuskan itu?

Kristo Sinambela, sudikah engkau merekonsiliasi pertemanan dengan Reka Diana, sahabat kita, selekas mungkin atau setelah pesta demokrasi ini ? Bagi kami, bersahabat dengan Reka Diana yang kami kenal , jauh lebih berharga ketimbang copras,capres, cipris, yang tak kami kenal itu. TITIK.

sumber: 
viva.co.id
https://www.facebook.com/groups/1426297880921678/permalink/1505910782960387/

0 Response to "Tali Persaudaraan Putus Gara-gara perbedaan pilihan capres ?"

Posting Komentar