Petani Karo Jangan Menjadi Budak di Daerah Sendiri

Pada tahun 2015, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dapat dijadikan momentum yang baik untuk Tanah Karo. MEA yang meliputi negara-negara di kawasan Asia Tenggara akan dijadikan sebuah wilayah kesatuan pasar dan basis produksi maka akan membuat arus barang, jasa, investasi, modal dalam jumlah yang besar dan tenaga kerja terampil (skilled labour) menjadi tidak ada hambatan dari satu negara ke negara lainnya.

Hal tersebut disampaikan pada saat diskusi Plt Bupati Karo, Terkelin Brahmana dengan Alumni Anak Rumpun Bambu (Arumba) SMA Negeri 1 Kabanjahe lintas angkatan di ruang rapat bupati di Kabanjahe (Kamis, 23/10).

Kita harus mempersiapkan diri menyongsong pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2015 dengan memanfaatkan segala potensi dan usaha untuk selalu berbenah diri menuju daerah yang maju, berdaya saing serta pro investasi. Dengan persiapan yang sudah matang, peluang untuk bekerjasama dan bersinergi positif tidak hanya dengan daerah lain dan investor secara nasional, tetapi juga secara regional Asean dan internasional.

Plt Bupati Karo, Terkelin Brahmana menyampaikan,  tidak sedikit tantangan yang akan dihadapi kedepannya karena sekarang ini saja sebelum MEA diberlakukan, produk asing sudah mulai membanjiri pasar kita, jeruk dari China juga sudah merambah pasar tradisional dan modern. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja keras dari semua pihak dan juga stakeholder. Diharapkan diharapkan alumni SMA Negeri 1 Kabanjahe yang terdiri dari beragam profesi dan keahlian yang tersebar di seluruh Indonesia bisa berperan memberikan ide dan gagasannya.

“Kita tidak mau, masyarakat kita hanya sebagai penonton, kita tidak mau petani Karo hanya menjadi 'budak' di daerah sendiri, tapi pelaku dan bisa mengambil keuntungan. Solusi penanggulangan tantangan tersebut harus dimunculkan agar berbagai produsen komoditas pertanian dari Kabupaten Karo mempunyai keunggulan komparatif dibandingkan dengan daerah atau negara lain untuk mampu bersaing  terutama menghadapi perdagangan bebas” kata Plt Bupati Karo, Terkelin Brahmana.

Dalam kesempatan tersebut, Robert Peranginangin SPd MSi, Ketua Panitia “Mburo Ate Tedeh” Lintas Angkatan Alumni SMAN 1 Kabanjahe juga menyampaikan secara simbolis bantuan untuk pengungsi Gunung Sinabung kepada Plt Bupati Karo, Terkelin Brahmana.

0 Response to "Petani Karo Jangan Menjadi Budak di Daerah Sendiri"

Posting Komentar