Ribuan Pengungsi Sinabung kekurangan Stok Beras

Ribuan pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang tinggal di lokasi penampungan masih menunggu bantuan logistik beras dan lauk-pauk dari pemerintah pusat. Persediaan beras yang tersimpan di gudang Pemerintah Kabupaten  Karo sudah kelihatan menipis dan diperkirakan bertahan untuk beberapa hari lagi.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Jhonson Tarigan menyampaikan "Para pengungsi yang terdiri dari nenek-nenek, orang tua, remaja dan anak-anak menunggu kapan bantuan beras tersebut tiba di Kabanjahe," (Selasa, 28/10).

"Sampai saat ini, bantuan yang biasa dikirimkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum juga diterima Pemkab Karo dan tidak tahu apa penyebabnya," ujarnya.

Jhonson berharap para pengungsi erupsi Sinabung agar dapat bersabar untuk menunggu bantuan logistik beras yang hingga kini belum juga tiba di lokasi atau Kota Kabanjahe.

"Kita juga tidak menginginkan para pengungsi Sinabung tersebut mengalami sakit, karena kekurangan logistik yang selama ini diberikan BNPB," kata mantan Kabag Humas Pemkab Karo itu.

Ketiga ditanya berapa kebutuhan beras untuk pengungsi erupsi Sinabung, dia mengatakan, dalam satu hari mereka bisa menghabiskan 1,8 ton beras.

Jhonson mengatakan, tercatat sebanyak 3.287 jiwa atau 1.019 kepala keluarga (KK) pengungsi Sinabung yang masih tinggal di penampungan dan mereka berasal dari zona merah (daerah berbahaya), yakni Desa Sukameriah, Desa Bekerah dan Desa Simacem.

Data yang diperoleh, erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo (Sabtu 25/10) terjadi sebanyak tiga kali, yakni pukul 16.57 WIB dan terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 2.500 meter ke arah Selatan.

Tinggi kolom abu awan panas 1.000 meter.Lama erupsi 180 detik.Arah angin ke Timur-Timur Laut.

Kemudian pukul 12.41 WIB dan terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 1.500 meter ke arah Selatan. Tinggi kolom abu awan panas tidak teramati.Lama erupsi 112 detik,dan arah angin ke Timur-Timur Laut.

Pukul 09.44 WIB juga terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 3.500 meter ke arah Selatan, tinggi kolom abu awan panas 2.000 meter dari puncak. Lama erupsi 256 detik, dan arah angin perlahan ke Utara - Timur Laut.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut diharapkan Hari ini (Rabu, 29/10) ketika Jokowi mengunjungi para pengungsi sinabung di Tanah Karo akan memberikan solusi yang terbaik. Seperti kita ketahui, setelah dilantik menjadi Presiden Indonesia, daerah pertama yang dikunjungi Jokowi adalah Sumatera Utara untuk melihat kondisi pengungsi korban letusan Sinabung.

Di sana Jokowi rencananya akan membagikan kartu yang bisa digunakan untuk belanja di supermarket oleh warga Sinabung. Kartu tersebut nantinya akan diisi rekening oleh pemerintah setiap bulannya.(merdeka)

0 Response to "Ribuan Pengungsi Sinabung kekurangan Stok Beras"

Posting Komentar