Banyak Negara Meminta Data Pengguna Facebook


Facebook sebagai salah satu media sosial terbesar di dunia menyampaikan bahwa mereka menerima hampir 35 ribu permintaan data pengguna dalam kurun waktu dari Januari hingga Juni tahun ini.  Permintaan dari sejumlah negara ini meningkat hampir 24% pada semester pertama tahun ini dibandingkan dengan semester sebelumnya.

Informasi meningkatnya permintaan data pengguna muncul pada saat facebook diperintahkan pengadilan New York, Amerika Serikat untuk menyerahkan data sebanyak 400 orang pengguna. Dengan adanya perintah pengadilan New York tersebut, sejumlah foto, pesan pribadi dan informasi lain yang melibatkan sejumlah orang harus diberikan facebook.

“Kami selalu bertindak cepat dalam mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi untuk membatalkan semua surat perintah ini dan memaksa pemerintah untuk mengembalikan data yang telah disita,” kata juru bicara Facebook (Selasa 4/11).

Facebook berada di bawah tekanan atas penggunaan data para penggunanya dalam beberapa tahun terakhir. Permintaan data pengguna ini memicu kekhawatiran terhadap kerahasiaan data sejumlah pengguna. Untuk meminimalisir penyalahgunaan data pengguna, facebook juga sudah melakukan perubahan serangkaian fitur untuk membantu para pengguna melindungi informasi pribadi mereka.

Bulan april kemarin, Mark Zuckerberg selaku head eksekutif Facebook  memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan para pengguna untuk membatasi jumlah informasi pribadi yang akan mereka bagi dengan sejumlah aplikasi ponsel pihak ketiga. (BBC)

0 Response to "Banyak Negara Meminta Data Pengguna Facebook"

Posting Komentar