Ratusan Situs di Jaringan Anonim Tor Ditutup


Tor merupakan bagian dari jaringan internet yang tidak dapat dijangkau oleh mesin pencari yang umum digunakan (google, bing, dll). Tor biasanya dijadikan tempat bernaung bagi ribuan pasar internet ilegal. Di jaringan Tor banyak terdapat transaksi obat-obatan terlarang, foto-foto pelecehan anak-anak dan juga situs untuk kelompok-kelompok ekstremis. 

Seperti dikutip dari BBC, sebuah operasi yang melibatkan kerjasama 16 negara eropa telah berhasil  menutup Silk Road 2.0 yg merupakan situs terbesar dalam penjualan obat-obatan terlarang. Dalam operasi tersebut juga berhasil menutup dan 400 situs lainnya dan menangkap 17 orang yang menjadi tersangka penyedia situs ilegal.

Di antara mereka yang ditangkap, terdapat Blake Benthall yang disebutkan sebagai pemilik Silk Road 2.0 dan dalam operasi ini juga menyita Bitcoins dengan nilai sekitar $1 juta atau lebih dari Rp12 miliar.

“Hari ini kita membuktikan bahwa bersama-sama kita dapat menghapus secara efisien infrastuktur kriminal penting yang mendukung kejahatan berat terorganisir,” kata Troels Oerting, kepala pusat kejahatan internet Eropa yang bernaung di bawah Europol.

Razia ini merupakan terobosan teknologi yang menggunakan teknik baru untuk menelusuri lokasi fisik server dalam jaringan deep web yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh para penegak hukum.

Deep Web atau penyebutan terhadap jaringan internet Tor diperkirakan besarnya lebih dari 500 kali jaringan internet yang dapat diakses menggunakan browser internet umum yang kita kenal.

“Selama ini Jaringan Anonim Tor dianggap tidak akan bisa dijangkau para penegak hukum. Operasi kali ini membuktikan  bahwa tidak benar mereka tidak terlihat dan tidak bisa disentuh,” kata Alan Woodward, seorang konsultan yang membantu Europol. (bbc)

0 Response to "Ratusan Situs di Jaringan Anonim Tor Ditutup"

Posting Komentar