Kurek Mabuk dan Niat Memperkosa Adik, Tewas ditikam Tulang Pilbos

Jefri Sibarani alias Kurek (30) tewas ditikan dengan sebilah pisau oleh pamannya, Anton Aritonang alias Pilbos (67). Sebelum meninggal, Kurek yang tinggal di Jalan Jermal Komplek Lama, Lingkungan 7 Kelurahan Sei Mati, Medan Labuhan sempat dirawat di dua rumah sakit tetapi nyawanya tetap tidak tertolong. Pada Jumat (16/1) sekitar jam 10.00 wib, Kurek menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

Seperti dikutip dari metro24, tewasnya Kurek bermula saat ingin memperkosa adik tirinya Wati boru Nainggolan yang berstatus janda. Pada Minggu (11/1) dalam keadaan mabuk, Kurek pulang ke rumah dan minta uang ke Wati, tetapi permintaan Kurek tidak dipenuhi adik tirinya itu. Disebabkan kesal tidak diberi uang, lantas Kurek mengancam akan memperkosanya. Takut dengan ancaman tersebut, Wati kemudian keluar dan datang ke rumah pamannya Anton Aritonang alias Pilbos. 

“Karena mau diperkosanya, saya lari dan ngadu sama tulang (paman),” ujar Wati di rumah duka.

Ternyata Kurek mengejar Wati sambil memegang sebilah pisau dan marah-marah di depan rumah Pilbos. Karena merasa risih, Pilbos kemudian membuka pintu rumahnya. Begitu pintu terbuka, Kurek langsung menyerangnya.  Untungnya Pilbos refleks dan langsung menghindar. Paman dan keponakan itu pun berkelahi. Saat bergumul, Pilbos berhasil merampas pisau dari tangah Kurek, lalu menghunuskannya ke perut keponakannya tersebut.

Dalam keadaan terkapar berlumuran darah. Kurek langsung dilarikan ke RSU Ameta Sejahtera oleh keluarganya untuk mendapat perawatan medis. Tetapi lukanya cukup parah dan terpaksa dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan. Meski Kurek sudah mendapat penanganan intensif selama Lima hari, pria yang suka bikin onar itu akhirnya meninggal dunia. Pilbos yang sudah tau keponakannya meninggal dunia memilih menyerahkan diri ke polisi. 

“Dia (Kurek) itu memang sering bikin keributan di keluarga. Selama ini, kami selalu ngadu sama tulang Anton alias Pilbos itu,” kata Wati. 

Sementara itu, Pilbos yang ditanyai mengaku nekat menikam Kurek karena membela diri. 
“Aku terpaksa menikamnya, itu kulakukan karena membela diri. Dan aku juga gak ada niat untuk membunuhnya,” ujar Pilbos. 

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Ronny Oktavianus Sitompul saat dikonfirmasi mengaku telah menetapkan Pilbos sebagai tersangka dan masih diambil keterangannya.