Pemabuk Tewas Masuk Paret Karena Ditimpa Sepeda Motor Sendiri

Goklin Siringo-Ringo (37) ditemukan tak bernyawa dalam paret di tepi jalan Simpang Desa Suka Sipilihen, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Selasa (20/1). Ketika ditemukan, mayat warga Komplek Tiga Lembu, Desa Suka Sipilihen itu tertimpa sepeda motor yang dikendarainya.

Tidak diketahui secara pasti penyebab Goklin tewas. Dugaan sementara Goklin jatuh ke paret karena mabuk ketika mau pulang ke rumahnya usai minum tuak bersama dua orang temannya. Seperti diceritakan Janris Siringoringo yang merupakan adik kandung Goklin di RSU Kabanjahe,  pada hari Minggu (18/1) sekira jam 10 malam, Goklin bersama temannya pergi ke warung tuak. Selesai minum dan dalam kondisi mabuk, Goklin dan temannya beranjak pulang. Apesnya, Goklin sendirian mengendarai kereta, sementara 2 temannya boncengan.

“Malam itu, abang(Goklin) bawa kereta sendiri. Kawannya yang dua orang itu boncengan dan posisinya di depan. Entah apa yang terjadi di tengah jalan waktu itu. Kawannya yang dua orang itu udah sampai di rumah, tapi abang kok nggak sampai-sampai. Makanya kami curiga,” ungkap Jonris.

Jonris melanjutkan, Setelah ditunggu-tunggu, namun korban tak kunjung sampai di rumah. Niat untuk menelepon korban terhalang, sebab HP milik korban tinggal di rumah. Pihak keluarga dan kedua rekan korban yang sebelumnya bersamanya coba mencari keberadaan korban. Hingga, Selasa (20/1) pagi, korban tak dapat ditemukan.

Usaha yang dilakukan Janris bersama keluarga untuk menemukan abangnya akhirnya membuahkan hasil. Disaat mereka melakukan pencarian di sepanjang jalan menuju rumah korban, ia sontak kaget. Pasalnya, ia menemukan abangnya telah tewas tergenang air di dalam parit dengan posisi tertindih sepeda motornya sendiri.

“Aku sangat terkejut waktu melihat sepeda motor abang di dalam parit itu. Kemudian kami beritau kepada warga, terus dilaporkan ke polisi. Ketika diangkat, kami lihat abang sudah mati ditindih sepeda motornya dan saat itu juga langsung dibawa ke RSU Kabanjahe untuk di visum,” ujar Jonris menambahkan.

Kapolsek Tiga Panah AKP B. Sitanggang, menyampaikan kepada sejumlah wartawan di RSU Kabanjahe bahwa pihaknya sudah melakukan penananganan terhadap kasus tersebut. 
“Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan tunggal, disebabkan kondisi parit yang tidak kelihatan karena ditumbuhi semak-semak sehingga korban jatuh dan tewas ditimpa sepeda motor miliknya sendiri,” ucap Sitanggang.