Bukit Gundaling Berastagi, Objek Wisata di Tanah Karo

Bukit Gundaling Berastagi merupakan salah satu objek wisata yang berada di Tanah Karo. Letaknya sekitar 3KM dari kota berastagi. Bukit yang memiliki ketinggian 1575M dari permukaan laut ini menyediakan fasilitas rekreasi keluarga yang nyaman dengan disuguhi pemandangan gunung sibayak dan gunung sinabung serta keindahan kota berastagi yang dikelilingi perladangan yang indah dan luas.

Bukit Gundaling sudah dikenal sejak jaman penjajahan Belanda. Menurut penuturan masyarakat sekitar, sejarah penyebutan Gundaling berawal ketika seorang tentara asing yang kehilangan senjata kesayangannya di sebuah bukit. Untuk mengungkapkan kesedihannya tentara tersebut menuliskan Gun Darling pada puncak bukit tersebut dan hingga kini penyebutannya dikenal dengan gundaling.

Menuju puncak bukit Gundaling adalah suatu hal yang wajib bagi wisatawan yang sudah berkunjung ke Berastagi. Menyusuri bukit yang di tumbuhi pohon pinus akan menjadi sensasi tersendiri dan menyenangkan bagi para pengunjung. Pengunjung dapat menikmati udara yang begitu sejuk dan menyegarkan, tidak hanya pohon pinus saja, di  bukit gundaling juga terdapat taman yang banyak ditumbuhi oleh bunga-bunga yang indah serta patung-patung manusia yang mengenakan pakaian adat khas Karo. (Lihat: Objek Wisata di Tanah Karo)

Di bukit gundaling juga disediakan kuda yang dapat di sewa pada penduduk setempat sehingga pengunjung dapat merasakan sensasi menunggang kuda sambil mengelilingi bukit gundaling. Bagi yang belum pernah atau tidak terbiasa naik kuda, tidak usah khawatir karena pemilik kuda akan menuntun kita mengelilingi bukit gundaling. Jika ingin naik delman bareng keluarga juga bisa, di bukit gundaling banyak menyediakan jasa delman untuk mengelilingi bukit Gundaling maupun kota berasatagi.
Sebelum memasuki bukit gundaling, akan melewati pajak buah dan taman mejuah-juah. Di sekitaran pajak buah terdapat buah-buahan segar serta cendramata yang dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh dari berastagi. Sekitaran pajak buah ini, pengungjung juga dapat menikmati air tebu segar asli berastagi yang langsung diolah dari tebu hasil pertanian penduduk setempat.

Bagaimana, lumayan menarik untuk wisata keluarga bukan? Biaya memasuki bukit gundaling terbilang murah, para pengunjung dikenakan retribusi 5 Ribu yang dipungut di loket masuk oleh petugas pemerintah setempat.